News . 05/08/2026, 15:28 WIB

Penurunan Angka Pengangguran di Kabupaten Tangerang Belum Signifikan, Hanya Turun 0,12 Persen

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID — Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Tangerang dinilai belum bergerak signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang, angka pengangguran di wilayah tersebut hanya berkurang sebesar 0,12 persen, bergerak lambat dari 6,06 persen pada tahun 2024 menjadi 5,94 persen.

Tipisnya penyusutan angka pengangguran ini mengindikasikan bahwa laju penyerapan tenaga kerja di sektor formal maupun informal belum mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja secara masif di Kabupaten Tangerang.

Statisi Ahli Muda BPS Kabupaten Tangerang Masayu Norma Yunita Sari menjelaskan, penurunan yang sangat tipis ini kemungkinan besar dipicu oleh faktor perluasan industri berskala terbatas. Aktivitas ekonomi dari investasi baru atau pembangunan pabrik baru-baru ini memang berhasil menyerap tenaga kerja lokal ke dalam korporasi, tetapi dampaknya belum cukup kuat untuk memangkas angka pengangguran secara drastis.

"Ada indikasi penyerapan tenaga kerja dari maraknya pembangunan pabrik atau investasi baru baru-baru ini. Beberapa tenaga kerja kita akhirnya terserap oleh korporasi," kata Masayu saat ditemui di Tangerang, Rabu (5/8/2026).

Meski penurunan persentase pengangguran tersebut relatif kecil, capaian ini terbilang menarik. Sebab, penurunan tipis ini terjadi di tengah kekhawatiran publik mengenai adanya sejumlah investor yang memindahkan basis operasionalnya keluar dari wilayah Kabupaten Tangerang. Hasil pemotretan data makro menunjukkan pasar kerja lokal masih mampu bertahan, meskipun tidak ekspansif.

Kendati demikian, Masayu menegaskan bahwa kapasitas BPS terbatas pada pemotretan angka makro ketenagakerjaan berdasarkan metode survei. Terkait dinamika mendalam atau mengapa laju penurunan ini berjalan sangat lambat di tingkat tapak, hal tersebut memerlukan kajian lebih lanjut dari instansi teknis terkait.

"Ini merupakan sebuah kemungkinan berdasarkan indikator makro. Pihak BPS sendiri tidak mengkaji alasan rincinya secara mikro di lapangan karena tugas utama kami adalah memotret angka makro tenaga kerja," ujarnya.

Sementara, jika ditinjau dari jumlah penduduk, tipisnya penurunan persentase tersebut menyisakan beban ketenagakerjaan yang masih besar. BPS Kabupaten Tangerang mencatat jumlah penduduk yang bekerja telah mencapai 1.626.000 orang.

Namun, di sisi lain, jumlah warga yang masih berstatus sebagai pengangguran atau belum mendapatkan pekerjaan masih bertengger di angka yang cukup tinggi, yaitu 102.715 orang.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com