Diduga Jadi Sarang Prostitusi Online, Puluhan Warga Rajeg Tangerang Geruduk Rumah Kontrakan
Ilustrasi Prostitusi Online
TANGERANG, FIN.CO.ID – Puluhan warga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, mendatangi sebuah rumah kontrakan yang diduga kerap dijadikan sebagai lokasi prostitusi online. Aksi penggerudukan ini dipicu oleh keresahan warga yang mengendus adanya praktik prostitusi terselubung di lingkungan mereka.
Beruntung, aparat dari Polsek Rajeg segera tiba di lokasi kejadian. Alhasil, aksi massa yang emosi tersebut berhasil diredam dan tidak berujung pada tindakan main hakim sendiri.
Dari lokasi penggerudukan, polisi langsung mengamankan empat orang yang terdiri atas dua laki-laki dan dua perempuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Rajeg.
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, membenarkan adanya peristiwa penggerudukan rumah kontrakan oleh massa tersebut.
Baca Juga
“Iya betul semalam kejadiannya. Berdasarkan laporan dari masyarakat, kontrakan tersebut sering dijadikan tempat prostitusi online,” kata Ipda Tri Leksono saat dikonfirmasi, dikutip Rabu 4 Agustus 2026.
Menurut informasi di lapangan, kecurigaan warga memuncak karena melihat banyak pria asing yang silih berganti keluar masuk ke salah satu kamar kontrakan yang dihuni oleh seorang perempuan. Merasa aktivitas tersebut mengganggu ketertiban, warga akhirnya kompak mendatangi kontrakan empat pintu tersebut.
Polisi yang menerima laporan terkait adanya kerumunan massa langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP) guna mengevakuasi para penghuni kontrakan.
“Mendapatkan informasi itu, anggota Polsek Rajeg yang piket langsung mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya main hakim sendiri. Tadi malam dikarenakan masyarakat ramai, makanya diamankan dulu ke polsek,” jelas Tri.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Rajeg masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan kebenaran dugaan praktik prostitusi online tersebut. Polisi juga tengah memeriksa intensif empat orang yang diamankan beserta sejumlah saksi mata.
“Polsek Rajeg masih mendalami dan masih tahap penyelidikan. Apakah betul kontrakan itu menjadi sarang prostitusi,” pungkasnya.
Baca Juga
Di sisi lain, salah seorang warga setempat, Rohman, berharap pemerintah kecamatan bersama aparat penegak hukum lebih rutin menggelar razia di lingkungan kontrakan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan dari penyakit masyarakat.
“Tentunya aktivitas prostitusi online ini sangat meresahkan masyarakat. Kami berharap petugas dan pihak berwajib melakukan razia rutin agar lingkungan aman dan terbebas dari prostitusi,” harap Rohman.