Pemerintahan . 07/06/2026, 15:56 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
fin.co.id - Pemerintah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, sukses menyelenggarakan malam pelayanan terpadu bertajuk "MANTAP JASA" (Malam Terpadu Jemput Aspirasi dan Solusi Administrasi) pada Sabtu (6/6/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan ini berhasil memecahkan rekor kunjungan tertinggi sejak pertama kali digulirkan dua tahun lalu. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga seperti buruh, pedagang, dan pelaku UMKM yang mengalami hambatan waktu untuk mengurus administrasi pada siang hari.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat yang hadir melampaui ekspektasi pihak penyelenggara. Berdasarkan laporan petugas di meja registrasi, banyak warga yang sudah mengantre sejak pagi dan siang hari untuk mengamankan nomor antrean, meskipun loket pelayanan baru resmi dibuka pada pukul 19.30 WIB. Selain itu, pergerakan warga yang datang malam itu tidak hanya berasal dari dalam Kecamatan Tigaraksa, melainkan juga dari beagai kecamatan tetangga yang ingin memanfaatkan kelengkapan layanan yang disediakan.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat malam ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Ini adalah rekor baru. Pelayanan administrasi dan pelayanan publik lintas sektor malam ini dipadati oleh warga. Bahkan, banyak warga yang sudah datang dan mengantre sejak pagi dan siang hari untuk mengamankan nomor antrean, padahal loket pelayanan baru resmi kami buka pukul 19.30 WIB," kata Cucu Abdurrosyied di lokasi kegiatan.
Keberhasilan program ini didukung oleh kolaborasi erat antara Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa dengan berbagai instansi vertikal dan horizontal dalam menyediakan sistem pelayanan satu pintu (one-stop service). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka gerai lengkap untuk perekaman dan pencetakan E-KTP, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, hingga pengurusan Akta Kelahiran dan Kematian. Sementara itu, pihak Kepolisian melalui Satpas Polresta menghadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi dan loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang sangat diminati warga.
Cucu menambahkan bahwa daya tarik program pelayanan malam hari ini sekarang sudah meluas melampaui batas wilayah administrasinya. "Yang menarik, pergerakan warga malam ini menunjukkan bahwa yang datang bukan hanya masyarakat dari dalam Kecamatan Tigaraksa saja. Banyak warga dari kecamatan tetangga yang ikut memanfaatkan momentum ini karena melihat kelengkapan layanan yang kami sediakan," tuturnya.
Selain urusan dokumen, pelayanan lintas sektoral lainnya turut dihadirkan untuk mempermudah masyarakat. Kantor Samsat membuka layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, sedangkan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten menyediakan konsultasi hukum gratis melalui Pos Pelayanan Hukum. Layanan kesehatan gratis, sertifikasi halal produk lokal, hingga pemberdayaan belasan gerai UMKM juga turut meramaikan area luar kantor kecamatan. Di sudut lain, sebuah panggung interaktif digunakan untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung melalui diskusi interaktif bersama pihak Kepolisian dan Anggota DPRD.
Kapolsek Tigaraksa yang hadir mendampingi menegaskan bahwa keterlibatan Polri merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan yang humanis dan responsif untuk memberikan edukasi keamanan serta hak-hak hukum masyarakat. Acara ini juga sengaja didesain sebagai ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan birokrasi, infrastruktur, maupun masalah sosial secara langsung di tempat kepada para pemangku kebijakan.
"Kami membuka pos pengaduan langsung. Jika ada keluhan, hambatan, atau aspirasi yang tersumbat, malam ini silakan sampaikan kepada saya, kepada Pak Kapolsek, atau ke jajaran dinas terkait yang sedang bertugas. Kami hadir di sini untuk bekerja dan memberikan solusi langsung di tempat," ujar Cucu menegaskan komitmen jajarannya.
Secalah regulasi, inovasi ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 33 Tahun 2023. Melihat dampak positif dan lonjakan indeks kepuasan masyarakat yang nyata, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berencana menjadikan format pelayanan malam hari ini sebagai model berkala yang lebih masif. Sistem jemput bola ini dinilai sangat adaptif untuk direplikasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang demi memberikan efisiensi biaya bagi masyarakat.
"Inovasi MANTAP JASA adalah bukti komitmen kami bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa dibatasi oleh jam kerja formal. Kami ingin birokrasi di Tigaraksa berjalan dinamis, fleksibel, dan selalu berpihak pada kemudahan urusan rakyat," ucap Cucu mengakhiri penjelasannya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media